Wawako Batam dan Wagub Panen Kerapu di Barelang

Jan 17th, 2008 by Administratorria.jpgGALANG BARU : Wakil Walikota, Ir H Ria Saptarika, Kamis, (17/1/2007) melakukan panen ikan kerapu macan di perairan Jembatan VI Galang Baru. Pasokan benih untuk bibit budidaya masih jadi kendala utama bagi petani. Kerapu Macan yang di panen Wawako hasil budidaya PT Bintang Alfiera Batam.

Menurut direkturnya, Ali Affandi, panen tersebut merupakan panen ke 3, dengan kapasitas produksi sekitar 6 sampai 7 ton. ” Jumlah perekornya sekitar 8.500. Hasil panen ini kami bawa ke Hongkong setelah kapal kami overship di Singapura. Harga jual disana (Hongkong;red) Rp 150 ribu perkilo,” terangnya.

Panen Ikan Kerapu milik PT Bintang Alfiera ini juga dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, HM Sani, Direktur Produksi Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Departemen Kelautan dan Perikanan RI, DR Iskandar Ismahaji dan Kepala Balai Budidaya Laut Batam, Syamsul Bahri.

Dari kalangan pejabat Pemko Batam turut mendampingi Wawako, Kadisperindag Ahmad Hijazi dan Kadis Pasar, Koperasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Febrialin, SE.

” Pasar Kerapu di Hongkong cukup bagus. Harga tergantung kualitas dan jenis ikan. Ikan yang kita panen hari ini telah kami budidayakan sejak 11 bulan lalu. Berat perekornya sekitar 8 ons sampai 1 kilo,” tambah Ali Affandi.

Acara tambahan diluar panen, pelepasan kapal kayu PT Bintang Sejati ke Singapura dan penyerahan 30 ekor induk kerapu macan dari PT Bintang Alfiera kepada Pusat Pembenihan Ikan, Balai Budidaya Laut Batam yang beralamat di Jembatan II Barelang.

Bibit Dari Bali

Bibit Kerapu yang dibudidayakan PT Bintang Alfiera, sebagian di beli dari Balai Budi Daya Laut (BBL) Batam, dan sebagian lagi mereka pasok dari Bali dan Jawa Timur. Tambahan pasokan tersebut terpaksa mereka pesan diluar Batam karena benih kerapu dari BBL belum sanggup memenuhi pasokan yang dibutuhkan para petani budidaya.

Hal itu diakui Direktur BBL Batam, Syamsul Bahri. Katanya, saat ini produksi benih mereka baru 7 juta ton pertahun. Sementara kebutuhan petani lebih kurang 10 ton/tahun.

” Saat ini jumlah petani budidaya di Batam terbesar di Kepri. Angkanya sekitar 150 orang pengusaha. Kebutuhan benih mereka belum bisa kami suplai sepenuhnya karena kemampuan BBL terbatas. Angka 7 juta yang saya paparkan itu untuk 9 jenis bibit ikan laut yang sesuai dengan kondisi perairan Relang-Bintan dan Karimun,” terangnya

Atas masalah ini, Syamsul mengusulkan pola penyediaan bibit menerapkan pola yang diterapkan di Bali dan Jawa Timur.

Caranya, warga difokuskan pemerintah untuk menghasilkan benih, sementara kalangan pengusaha yang berminat menanamkan uangnya pada bidang ini diarahkan untuk membesarkan benih ikan yang diproduksi kelompok swadaya masyarakat yang dibina oleh para tenaga ahli yang bekerja di Balai Budidaya Laut Batam. Saat ini, di Batam harga benih ikan kerapu macan yang didatangkan dari Bali atau Jatim mencapai 15 ribu perekor.

” Kalau kebutuhan benih sudah terpenuhi, saya yakin pasokan bibit dari daerah lain tak perlu lagi masuk ke Batam. Harga bibit pun bisa kita tekan minimal 50 persen, dari harga jual benih yang dipasok dari Bali atau Jawa Timur. Masalah pembinaan, itu tanggungjawab kami,” sebutnya. (*)

Sumber: HumasBatam

7 Responses to “Wawako Batam dan Wagub Panen Kerapu di Barelang”

  1. Salam Pak Ria..
    Pak Saya warga batam dan tertarik dengan usaha budidaya ikan kerapu, adakah upaya / program dari pemerintah kota batam untuk membantu dalam usaha budidaya ikan kerapu dan apakah kelompok mitra usaha ini ada dikota batam? tolong informasinya pak karena saya pingin sekali mengembangkan usaha ini karena melihat potensi wilayah btm yg sangat strategis terlebih kami adalah warga bapak juga.

  2. YTH…
    Bapak Ria Saptarika
    bagaimana langkah awal untuk usaha ini pak wawako. terutama masalah tempat usaha dan perizinannya pak. bisakah bapak memberikan sedikit gambaran tentang pertanyaan saya.

    Trims, Papadaan

    Herman
    ———-
    Pak Herman,
    Datang saja ke Dinas KP2, kalau ada masalah boleh menghubungi sy via email
    Wassalam
    Ria

  3. Assalamualaikum Pak Haji Ria

    Pak saya sangat tertarik untuk budidaya Kerapu, Apa di Batam ada pelatihan budidaya Kerapu (mulai dari pembibitan samapai siap panen) atau bimbingan kemitraan bagi pemula dengan para pengusaha yang sudah mapan?
    Terima kasih, wassalam
    Adam
    ———-
    Hi pak Adam,
    Anda dapat menghubguni Budi Daya laut milik Departemen Perikanan di jembatan 4 barelang.
    Demikian semoga bermanfaat.
    Wassalam
    Ria

  4. saya salah satu pembudidaya kerapu dari perairan kepulauan seribu, walaupn masih pemula, tapi saya ingin sekali mempelajari keberlangsungan hidup ikan ini, dari bibit sampai panen. mohon berikan ilmunya kepada saya.
    mydinar@telkom.net
    wassallam

  5. Baik Pak Badri, Terimakasih atas info nya.
    Saya sudah berkunjung ke http://kerapu.tk tapi sayangnya tidak ada tempat untuk meninggalkan pesan di sana.
    BTW: Suatu saat kami akan membutuhkan pak Badri.

    Thanks & Wassalam
    Ria

  6. Terimaksih atas respon dari bapak , kedepannya kami berharap banyak pejabat yang memiliki situs yang betul-betul inter aktif seperti ini.

    Kami memiliki lokasi pembenihan di Bali dan selama ini secara rutin kami men-suplai benih 3 inchi ke Tanjung pinang rata-rata 30.000 ekor per bulan.

    Terimakasih dan Wassalam

    http://kerapu.tk

  7. Pak saya adalah pembudidaya benih bandeng dan kerapu macan, menurut saya untuk jangka pendeknya lebih baik meng-copy pola Medan/Aceh “untuk sementara” hanya penggelondongan di hatchery atau di tambak sampai ukuran yang paling aman untuk di lepas dalam KJA. Untuk pemula sebaiknya minimal ukuran 10-12 cm adapun bagi yang sudah mahir bisa di ukuran 7-7.5cm.
    Untuk pengadaan benih ukuran 2.5 - 7.5 cm kami sanggup mensuplai dengan kwalitas dan harga yang kompetitif. Juga jika ada pengusaha di Batam yang tertarik untuk menggelondongkan dari ukuran 2.5cm ke ukuran yang layak tebar (7cm - 12 cm) kami bisa mensuplai benih juga dukungan tehnik penggelondongan di tambak dalam sekala menengah (produk 150.000/siklus), o ya bila ada yang membutuhkan kontak dengan saya : Ahmad Badri Ph 08563749619
    Demikian pak, terimakasih
    ———
    Pak Badri, terimakasih atas masukan dan tawarannya… kalau boleh tau bapak berdomisilli dimana?
    Thanks & Wassalam
    Ria

Discussion Area - Leave a Comment




CommentLuv Enabled