Entries Tagged as ''

Abidin Protes Komentar Ria

29 November 2006
Abidin Protes Komentar Ria
* Sebut Pejabat seperti Orang Pegang Remote
* Keberatan Hasil Survei KHL

Batam, Tribun- Ketua Apindo Kepri kembali melontarkan tanggapan pedas terhadap Wakil Wali Kota, Ria Saptarika. Sebelumnya, Ria berkomentar soal angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) harus fair. [Read more →]

Warga Diimbau Segera Bayar Zakat Fitrah

Kamis, 17 Oktober 2006
BATU AJI-Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika mengimbau seluruh umat Islam di Kota Batam untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat fitrah. Dan bagi umat Islam yang hartanya sudah sampai senisab, juga diingatkan untuk membayar zakat harta.”Zakat fitrah wajib dibayar umat Islam dalam Bulan Ramadhan, atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Begitu juga kepada Umat Islam yang diberikan kelebihan rezki oleh Allah agar jangan lupa membayarkan zakat mal-nya atau zakat harta. Pesan saya, tunaikan dua kewajiban ini dengan hati ikhlas dengan hanya mengharapkan keridhaan Allah. Jangan diabaikan,” ajak Ria saat Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kibing Kecamatan Batuaji dan Masjid At Takwa di Perum Mekar Sari Sekupng, Senin (16/10).
[Read more →]

Wakil Walikota Ajak JSIT Indonesia Bantu Dunia Pendidikan di Batam

Sabtu, 26-08-2006 16:41:40
Oleh : MagidBATAM - Wakil Walikota Batam, Ir Ria Saptarika, Sabtu (19/8) membuka Musyarawah Kerja Regional I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia di Hotel PIH Batam. Musker ini diikuti 5 (lima) provinsi di Pulau Sumatera yaitu Kepri, Riau, Jambi, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. [Read more →]

Wawako Kunjungi SDIT Ulil Albab Expo

wawako-sdit0.jpgwawako-sdit-tribun1.jpgAhad, 30 juli 2006 di tengah hujan deras cenderung rintik-rintik, bapak WawakoBatam kita bersama istri tercinta menghadiri SD Islam Terpadu Ulil Albab Open di Tiban didampingi Camat Sekupang, Zulhelmi,SE. tampak di foto dari sebelah kiri Kepala Sekolah SDIT UA, Dwi Warna Komalasari, Ssi, Zulhelmi,SE. Lurah Patam Lestari Azhari,BA. Pak wawa Ir.Ria Saptarika, Ibu wawa Suparti,SE.Semoga ke depan kualitas pendidikan kita akan semakin baik, seperti terobosan yang telah dirintis oleh SDIT UA ini agar menghasilkan generasi cerdas berkualitas dan beriman. Terima kasih untuk Harian Sijori Mandiri dan Harian Tribun Batam yang telah mengabadikannya.

Lawatan 100 Anggota Dewan Pendidikan Indonesia

July 19, 2006

100 anggota Dewan Pendidikan seluruh Indonesia melakukan studi banding ke Singapura. Mereka ini – yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia – berkumpul di Batam kemudian melakukan lawatan ke Singapura. Disini mereka melakukan kunjungan ke organisasi social kemasyarakatan Singapura seperti Taman Bacaan, Mendaki dan Pertapis selain melakukan kunjungan ke kementerian pendidikan. Halim Kadir, presiden Taman Bacaan mengatakan, lawatan ini akan semakin meningkatkan hubungan antar masyarakat dan kelembagaan dua negara.
[Read more →]

GURINDAM DUABELAS

GURINDAM DUABELAS

Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya. Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana telah ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.

Syahdan

Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu pasangnya bersalahan dengan gurindam. Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu jadi seperti jawab.

Bermula inilah rupanya syair.

Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna

Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini

Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur

1. INI GURINDAM PASAL YANG PERTAMA

Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama

Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat

Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah

Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri

Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya

Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat

2. INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA

Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut

Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang

Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa

Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat

Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji

3. INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA

Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita

Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping

Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah

Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan

Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi’il yang tidak senonoh

Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat

Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi

4. INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT

Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh

Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah

Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir

Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala

Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung

Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka

Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah

Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar

Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor

Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi

Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih

5. INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA

Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa

Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia

Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia

Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu

Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal

Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai

6. INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM

Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru

Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri

Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi

7. INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH

Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta

Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka

Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat

Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih

Apabila banyak mencacat orang
Itulah tanda dirinya kurang

Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur

Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar

Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan

Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut

Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar

Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar

8. INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN

Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya

Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya

Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya

Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar

Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa

Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan

Ke’aiban orang jangan dibuka
Ke’aiban diri hendaklah sangka

9. INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN

Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan

Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa

Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja

Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda

Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan

Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat

Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru

10. INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH

Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka

Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat

Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai

Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil

11. INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS

Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa

Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela

Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat

Hendak marah
Dahulukan hujjah

Hendak dimalui
Jangan memalui

Hendak ramai
Murahkan perangai

12. INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS

Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri

Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja

Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat

Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu

Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai

Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti

Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima Negeri Riau Pulau Penyengat

Sumber: Bersumber dari Internet dan lupa sumbernya

Investor Brunei Tertarik Bangun Infrastruktur

Batampos 01-06-2006
BATAM - Investor Brunei Darussalam, khususnya Randow Sdn Bhd tertarik berinvestasi dalam pengembangan pembangunan infrastruktur di Batam seperti pembangunan Jembatan Batam-Bintan, pengembangan Pelabuhan Batuampar dan Industri Biodiesel

[Read more →]

Pemerintah Belum Paham

Ditulis oleh TB-Emerson

Ketua Apindo Kepri mengritik keras pernyataan Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika yang mengatakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) harus adil (fair). Pro-kontra antara pemerintah dan pengusaha yang tergabung dalam Apindo itu kian memanas dalam penentuan upah minimum kota (UMK). Sebelumnya, Ria berkomentar soal angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang menekankan pada angka yang ditetapkan tim survey antara pemerintah, buruh, dan pengusaha. Jika tidak sesuai dengan hasil yang ditetapkan tim, menurut Ria, Apindo tidak fair.

[Read more →]

Uang Tunai Sampai Telepon Selular untuk Rakyat Palestina

Republika Minggu, 21 Mei 2006 20:49:00

Batam-RoL – Uang tunai sekitar Rp39 juta, 2 cincin emas, 1 cincin perak, 1 gelang dan 1 telepon selular terhimpun dalam penggalangan dana bagi rakyat Palestina yang diselenggarakan Partai Keadilan Sejahterah (PKS) di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu.

Kegiatan digelar DPW PKS Provinsi Kepulauan Riau itu mendapat dukungan dari simpatisan PKS dan organisasi keagamaan Hisbul Tahir serta Wakil Walikota Batam Ria Saptarika yang kader PKS serta pengurus DPP PKS Iskan Qolda. [Read more →]